Author: Mohammad Sani Suprayogi

  • Akhirnya Punya Microwave

    Niatnya sudah lama, pengen punya microwave supaya bisa memasak lebih banyak jenis makanan. Kebetulan juga menjelang Idul Fitri biasanya toko elektronik suka bikin midnite sale, jadilah kemarin sama adekku (Oshei) berkeliling untuk nyari microwave. Alasan lain sih pengen gantian ngasih kado lebaran buat orang tua, soalnya sudah (numpang) hidup selama 30 tahun tapi belum pernah kasih kado lebaran yang oke. Pas juga THR juga barusan cair, jadi ndak ada salahnya kalo lebaran tahun ini bantuin lengkapin dapur dengan microwave.

    Pilihan pertama adalah Lotte Mart, langsung nemu microwave merk Sharp dan langsung suka soalnya bentuknya futuristik dan fiturnya lumayan lengkap. Serinya adalah Sharp Microwave R-728(S)-IN. Di Lotte Mart kasih harga sekitar IDR 1.350.000, oke masih masuk budget. Perburuan kemudian pindah ke Hypermart, disitu harganya IDR 1.340.000. Hmm.. cuma selisih 10 ribu aja dan nggak bisa diantar. Ini jadi masalah soalnya lokasi Hypermart cukup jauh dari rumah.

    Selanjutnya kami pindah ke Global Elektronik yang ada di jalan Pandanaran, waktu itu sudah sekitar jam 21:00. Ternyata harga yang ditawarkan lebih murah dari dua toko sebelumnya, yaitu IDR 1.250.000, sayangnya barangnya kosong dan adanya di gudang jalan Fatmawati. Setelah diskusi sebentar sama Oshei, akhirnya kami memutuskan untuk pindah ke Global Elektronik yang di jalan Fatmawati, barangnya sisa satu dan harganya IDR 1.199.999. Akhirnya, jam 22:30 itu saya deal transaksi untuk pembelian Microwave R-728(S)-IN.
    IMG_20140720_093842

    Review

    Kesan pertama dari microwave ini adalah, keren! Apalagi buat saya yang belum pernah punya microwave. Dengan kapasitas 25 liter, saya rasa termasuk yang ukuran besar buat penggunaan rumahan. Selain itu pintu microwave bisa dibuat ngaca hahahaha… Daya yang dibutuhkan untuk microwave 900w trus bila digunakan untuk grill sebesar 1000w. Oh iya, microwave seri ini memiliki tiga fitur yaitu microwave, grill, dan kombinasi microwave/grill. Pilihan auto menu juga lumayan, minimal ada untuk bikin popcorn dan menghangatkan pizza. Panel menu cukup gampang lah.

    Oke, saya belum bisa kasih review banyak karena juga ini masih gumun sama microwave-nya. Iya, saya orangnya gampang gumunan hahaha…

  • Pantau Lalu Lintas Pesawat Secara Real Time

    Dunia penerbangan sedang berduka, kali ini maskapai Malaysia Airlines kembali mengalami musibah setelah salah satu pesawatnya jatuh dan hingga tulisan ini ditulis, penyebabnya masih simpang siur. Kemudian juga muncul berita bahwa sekarang di wilayah udara Ukrania sedang kosong akibat imbas dari jatuhnya Malaysia Airlines. Apakah ada hubungannya antara keduanya? Kita tunggu saja penyelidikan dari pihak yang berwenang.

    Tulisan ini bukan untuk membahas insiden memilukan itu, tapi lebih ke gimana sih cara memantau lalu lintas penerbangan? Biasanya yang boleh melihat data lalu lintas penerbangan hanyalah petugas yang bekerja di bagian ATC (Air Traffic Control), merekalah yang akan mengatur lalu lintas penerbangan dan bandara supaya lancar jalannya. Mirip sama pak Polantas yang mengatur lalu lintas di jalan raya. Nah, ternyata data-data yang disimpan oleh petugas ATC itu dapat diakses dan kemudian kita dapat memantau penerbangan itu secara real time.

    Silakan buka web FlightRadar24 untuk melihat informasi yang saya maksud.

    flightradar24

     

    Gambar diatas itu adalah contoh data real time pesawat yang sedang terbang, saya biasa menggunakan ini untuk memantau penerbangan semua penumpang yang membeli tiket sama saya. Jadi setidaknya saya bisa tau apakah pesawat yang mereka tumpangi itu bakalan delay atau ndak. Selain itu ada keasyikan tersendiri saja melihat icon pesawat yang bergerak dengan berbagai informasi yang menyertainya.

  • Training dan Exam MTCNA

     

    1407NA247

    Jadi ceritanya sudah 3 hari ini saya berada di Jakarta, sedang ikut training sekalian exam untuk mengambil sertifikasi MTCNA. Itu adalah sertifikasi internasional untuk perangkat Mikrotik, jadi dengan memiliki sertifikat tersebut, maka seseorang dianggap mampu untuk mengkonfigurasi router Mikrotik sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Mikrotik sendiri. Sertifikasi ini sangat berguna bagi siapapun yang memiliki minat pada jaringan komputer, terutama untuk meningkatkan skill. Selain itu, sertifikasi ini juga untuk menjamin kepada stakeholder bahwa perangkat yang mereka miliki sedang dipegang oleh engineer yang berkualifikasi.

    Saya rasa penjelasan mengenai sertifikasi Mikrotik yang meliputi MTCNA, MTCRE, MTCINE, dan lain sebagainya tidak perlu diulas disini, sudah banyak kok yang membahas ini. Saya mengambil training dan ujian MTCNA di ID-Networker, lembaga pendidikan yang mengkhususkan diri pada sertifikasi dari Cisco, Juniper, dan Mikrotik. Kebetulan mereka adalah teman-teman saya sewaktu di Semarang, sekarang mereka telah hijrah ke Jakarta dan kemudian ngumpul lagi untuk membesarkan ID-Networker. Jadi saya ikutan training ini malah lebih ke reuni hahaha..

    ID-Networker lokasinya berada di daerah Slipi, tepatnya di Jalan Anggrek Cendrawasih II No 14a. Lokasinya gampang diakses, terutama jika lewat gang setelah Apartemen Slipi, karena itu sudah jalan Anggrek Cendrawasih. Tinggal nyari lokasinya saja. ID-Networker itu berupa rumah kontrakan yang terdiri dari 2 kamar yang dijadikan kelas, tempatnya memang sederhana, but don’t judge a book by it’s cover.

    Ruang Lab ID-Networker
    Ruang Lab ID-Networker

    Materi yang disampaikan sangat mengena dan disampaikan dengan lugas. Trainer saya namanya mas Ropix (Rofiq Fauzi), kebetulan saya sudah kenal lama semenjak masih tinggal di Semarang. Oleh mas Ropix, materi disampaikan dengan santai tapi tepat sasaran. Setiap peserta dipinjami perangkat RB951 yang bebas digunakan walaupun jam training sudah berakhir. Training dimulai dari jam 09:00-17:00, tapi saya malah seringnya selesai ngoprek setelah jam 22:00. Mikrotik bukan untuk dihapalkan, tapi untuk dicoba dan terus dicoba.

    Ujian dilaksanakan pada hari ketiga, waktunya cuma sejam untuk menjawab 25 soal. Nilai minimal untuk lulus adalah 60%, dan saya mendapat 87%. Sertifikat langsung bisa didownload trus dicetak sendiri, kalo mau dicetak oleh Mikrotik katanya harus bayar $30. Oh iya, gelar MTCNA boleh dipasang di belakang nama dan memiliki masa berlaku selama 3 tahun. Lewat dari itu harus memperpanjang dengan ujian lagi atau ambil sertifikasi diatasnya, misalnya MTCRE.

    Saya ikutan training ini lebih untuk belajar kembali ilmu networking yang sudah lama tidak saya gunakan. Selain itu juga untuk upgrade skill karena skill harus terus ditingkatkan. Kalo gelar MTCNA? Anggap saja sebagai bonus 🙂

     

     

  • Ayo Kita #KawalKPU

     

    Dua Tiga hari sudah berlalu sejak hari pemilihan umum, hingar-bingar masa kampanye telah berakhir, suara telah diberikan oleh masing-masing pendukung, sebagian besar rakyat Indonesia telah menunaikan hak pilihnya. Sekarang saatnya KPU melaksanakan tugasnya untuk mengemban amanah melakukan perhitungan suara, sesuatu yang nantinya akan menentukan kemana arah Indonesia akan dibawa, oleh siapa, dan dengan cara apa. Setiap capres/cawapres memiliki kelebihan dan kekurangannya, rakyat sudah memilih, saatnya menunggu hasil untuk menentukan pemenangnya.

    #KawalKPU

    Kotak suara yang menampung jutaan suara dari rakyat Indonesia saat ini sedang dihitung. Tentunya ini sangat rawan kecurangan, siapa yang bisa menjamin bahwa kotak suara dari TPS tempat kita mencoblos, datanya tidak berubah hingga ke KPU Pusat? Butuh kerjasama dan pengawasan dari kita supaya semua suara yang telah diberikan tidak dimanipulasi. Ayo kita #KawalKPU.

    Rasanya sedih ketika membaca timeline bahwa terdapat percobaan untuk mengubah data yang dilakukan oleh segelintir oknum, saya yakin tujuannya satu yaitu untuk memenangkan salah satu calon. Bisa dibayangkan apa yang akan Indonesia dapatkan jika pemimpinnya menang dengan cara yang tidak terpuji? Bahkan dari segi pemilihan umum saja sudah memanipulasi, apakah ada jaminan nanti 5 tahun mendatang tidak ada yang dimanipulasi? Ayo kita #KawalKPU.

    Masyarakat sekarang telah berbeda dengan 5 tahun lalu, masyarakat sekarang sudah melek teknologi, siapapun sudah dapat mengakses data secara mudah dan transparan. Semoga ini menjadi pertanda kepada semua pihak yang mengurusi pilpres ini supaya mengerjakan tugasnya sebaik-baiknya dan jujur. Ayo kita #KawalKPU.

    Terakhir, mari kita bersabar menunggu tanggal 22 Juli 2014. Tidak perlu melakukan hal-hal yang kurang penting, apalagi menyebar sampah di social media. Itu tidak ada gunanya, karena suara telah diberikan dan sedang dihitung. Lebih baik sekarang saatnya membersihkan sampah yang telah disebarkan, namun sesungguhnya semua sampah yang telah disebarkan di Internet tidak akan pernah hilang selamanya. Semoga sampah itu tidak mengikuti masa depan Anda.

    Ayo kita #KawalKPU.

    Buka website Kawal Pemilu 2014 untuk memantau hasil penghitungan di tiap TPS

  • Menunaikan Hak Pilih

     

    Sudah memberikan suara di TPS terdekat? Bila sudah, maka selamat! Anda termasuk WNI yang beruntung bisa memberikan hak pilihnya pada pilpres 2014 ini. Cukup banyak berita yang mengabarkan sebagian WNI yang gagal memberikan hak pilihnya karena banyak hal. Maka bila Anda mendapatkan kesempatan untuk memberikan suara, segera datang ke TPS terdekat dan berikan suara Anda.

    Saya tentunya sudah juga dong, semoga suara yang saya berikan dapat membantu menentukan arah Indonesia selama 5 tahun mendatang di tangan calon yang pilih.

  • Bersihkan Laptop Supaya Sehat

    158595506

    Saya menggunakan laptop Asus N43SL yang dibeli pada awal tahun 2011. Laptop ini sudah menemani saya dalam berbagai kesempatan, seperti mengajar, jadi pembicara, bikin thesis, hingga bermain game. Performa laptop ini cukup memadai untuk menjalankan program yang saya butuhkan, apalagi setelah upgrade RAM menjadi 8GB bikin laptop ini semakin mantap untuk dibuat ngegame. Hingga akhirnya beberapa bulan terakhir ini performanya tiba-tiba menurun.

    Bermula dari upgrade OS menjadi Windows 8 dilanjutkan Windows 8.1. Performa laptop menjadi drop, dengan ciri-ciri respon menjadi lambat, cepat panas bahkan cenderung overheat, kipas berisik, dan kalo dibuat ngegame jadi patah-patah. Analisis awal karena masalah driver yang tidak kompatibel, soalnya Asus N43SL ini didesain hanya menggunakan Windows 7. Namun setelah saya downgrade lagi menjadi Windows 7, masalah tidak hilang bahkan cenderung menjadi lebih parah. Game sekelas Counter Strike saja bisa ngelag! Ini tentunya sebuah penghinaan! Hahahaha..

    Penasaran, kemudian saya mencari jawabannya di berbagai forum. Rata-rata pada bilang driver dan kipas yang kotor. Saat itu saya hanya memperhatikan masalah driver, bukan masalah kipas yang kotor. Ternyata, setelah mencoba berbagai macam driver selama berbulan-bulan, masalah utama laptop ini adalah dari kipas yang kotor, tidak hanya itu ternyata saya melupakan masalah pasta. Iya, sejenis gel yang melapisi prosesor dan kartu grafis supaya tidak mengalami overheat. Nah, saya yakin pasta dan kotornya kipas menjadi masalah utama, sehingga perlu dibersihkan segera.

    Kebetulan pas saya di Jogja seminggu yang lalu, saya melihat ada tukang servis laptop di sekitar kosan. Ya sudah, saya masukkan saja kesana dan dicharge IDR 130.000. Dugaan saya benar, setelah dibersihkan dan mengganti pasta, sekarang performa Asus N43SL saya kembali semula dan semakin khusyuk dibuat ngegame hehehe…

  • Ayo Memilih Untuk Indonesia

    Hari ini sudah tanggal 8 Juli 2014, artinya besok saya (dan Anda) akan mengikuti pilpres 2014. Sebuah pesta demokrasi terbesar (dan paling seru) di Indonesia untuk menentukan arah kemana Indonesia akan berjalan selama 5 tahun ke depan. Melanjutkan postingan saya sebelumnya mengenai pentingnya memberikan hak suara, bahwa sesungguhnya sebuah negara akan maju jika didukung oleh warga negaranya. Bentuk dukungan itu bisa dalam berupa sumbangan pikiran dan tenaga, namun jika itu saja tidak sanggup, maka kita bisa memberikan rasa kepedulian kita. Bentuk dari rasa kepedulian itu adalah suara.

    Hari ini sudah tanggal 8 Juli 2014, saatnya meyakinkan diri untuk siapa yang harus kita pilih esok hari. Semua kandidat sudah memberikan visi dan misi, tim sukses sudah berkampanye dengan berbagai macam strategi, media sudah memberitakan segala hal yang berkaitan dengan masing-masing capres dan cawapres, pemerintah daerah sudah menyiapkan jajarannnya dan berkoordinasi dengan kepolisian serta TNI untuk mengamankan jalannya pemilu presiden, petugas KPU sudah mensosialisasikan kegiatan pilpres ini sejak jauh-jauh hari, warung kopi sudah menyediakan tempat untuk ajang berdiskusi. Semua itu harus dihargai.

    Hari ini sudah tanggal 8 Juli 2014, saya sudah menetapkan diri untuk mendukung salah satu calon sejak jauh hari. Hanya profesi saya saja yang membuat saya selama ini untuk tidak menunjukkan kepada publik bagaimana saya berpolitik. Saya selalu percaya bahwa profesi pendidik harus netral di dalam politik, harus berimbang, dan memberikan edukasi kepada mahasiswa untuk tidak menyia-nyiakan hak pilih mereka. Iya, saya berpolitik dengan cara saya sendiri. Mungkin baru tadi malam saja beberapa tweet saya mulai keluar.

    Hari ini sudah tanggal 8 Juli 2014, mari kita sukseskan pilpres 2014.

  • Berapa Biaya Hidup di Amerika?

    454982101

    Sewaktu kecil, salah satu hasrat terpendam yang saya miliki adalah tinggal di luar negeri, bisa sebagai tenaga ahli atau peneliti. Mungkin hasrat ini terpengaruh karena sering menonton film Hollywood yang kesannya tinggal disana itu lebih menyenangkan dibanding di Indonesia. Tinggal di Amerika dan punya green card sepertinya keren, apalagi punya profesi yang membanggakan. Film-film Hollywood khan banyak sekali mengumbar profesi sebagai peneliti (biasanya aktornya punya gelar Doktor atau Phd) atau sebagai tenaga ahli (nuklir, mummy, atau godzilla).

    Pertanyaannya sekarang, berapa sih biaya hidup disana?

    Ketika saya sedang browsing di Hacker News, saya menemukan sebuah website yang bernama Living Wage Calculator yang dibangun oleh Dr. Amy K. Glasmeier dan MIT. Website itu  yang menyediakan informasi biaya hidup minimal di Amerika Serikat. Pembuatan website ini didasarkan karena banyaknya warga negara Amerika yang hidup miskin karena pendapatannya tidak mampu menyamai atau melebihi biaya hidup minimal di tempat mereka tinggal.

    Menurut saya, ini adalah aplikasi yang sangat informatif. Kita bisa melihat berapa biaya hidup minimal di sebuah kota pada sebuah negara bagian di Amerika Serikat, kemudian juga diberikan informasi mengenai pekerjaan apa yang cocok untuk dapat dianggap layak hidup di kota tersebut. Tentunya angka yang disajikan merupakan angka rata-rata, namun sudah dapat dijadikan pegangan untuk biaya hidup minimal di lokasi tersebut.

    Saya ambil sampel untuk kota Cambridge city, Middlesex County, Massachusetts. Disinilah lokasi kampus MIT berada, dimana hampir sebagian besar orang yang berprofesi di bidang IT ingin melanjutkan studinya disini (termasuk saya). Ketika saya melihat informasi dari website, ternyata minimal pendapatan yang harus diterima per tahun adalah $26,244. Kemudian jika dihitung bulanan, maka setidaknya harus memiliki pekerjaan dengan pendapatan minimal $1,836 per bulan. Tentunya ini batas minimal dan bisa dibayangkan berapa biaya hidup di kota tersebut.

    Pekerjaan yang disarankan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup tersebut juga beragam, tapi tentu saja membutuhkan skill yang memadai supaya bisa bekerja di sektor tersebut. Bidang komputer masih dianggap seksi bagi pasar Amerika, sehingga sesungguhnya ini masih dapat dijadikan peluang bagi siapapun untuk bisa bekerja sebagai expatriat di Amerika Serikat. Masa kita lihat bule terus kerja disini? Sekali-kali jadi bule disana khan boleh.

    Nah, ternyata hidup di Amerika juga tidak seindah bayangan, saya juga sempat membaca berita bahwa angka pengangguran di Amerika juga meningkat setiap tahunnya. Artinya, sama saja dengan di Indonesia. Sayangnya, ketika saya ingin mencari sistem informasi serupa untuk Indonesia, belum ada yang membuat. Saya sudah membuka situs BPS namun belum mendapatkan apa yang saya cari, malah bingung dengan suguhan data yang angka semua itu.

  • Kita (Pasti) Berbeda

    Alhamdulillah, sudah masuk puasa hari kedua. Memang, awal puasa saya berbeda dengan pemerintah yang baru menetapkan awal Ramadhan hari ini. Tidak masalah, tujuan kita sama khan? Berpuasa untuk berlomba mendapatkan amalan sebanyak-banyaknya di bulan yang spesial ini. Perbedaan seharusnya bukan untuk diperdebatkan, apalagi dijadikan alasan untuk saling bertikai. Padahal perbedaan itu khan yang membuat dunia ini menjadi semakin berwarna, justru jika tidak ada perbedaan maka saya tidak akan terbayang betapa membosankannya negara kita nantinya.

    Saya tinggal di Semarang, ibukota Jawa Tengah yang menurut saya sangat menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama. Tidak hanya antar umat beragama saja sih, tapi juga antar etnis. Jarang sekali terdengar kisruh yang diawali karena perbedaan agama atau etnis, kami terbiasa hidup berdampingan dan membuat kota ini sebagai kota yang nyaman untuk dihuni. Masih saya ingat ketika di jaman reformasi, ketika 2 kota besar terdekat (Yogyakarta dan Solo) sedang rame bakar-bakaran karena masalah etnis, justru di Semarang malah adem ayem dan saling melindungi satu sama lain. Bahkan kalo ada ajakan untuk demonstrasi, mahasiswanya lebih cenderung adem ayem, lihat dulu materi demonya, kalo tidak menarik biasanya nggak pada ikutan. Iya, saya kuliah 4 tahun di Semarang nggak pernah ikutan demo di jalan. Alasannya sederhana: panas..

    Perbedaan bukanlah sesuatu yang buruk, justru perbedaan itu jangan dihindari karena memang tidak akan terhindarkan. Negara kita juga dibangun karena banyaknya perbedaan, sehingga semboyan Bhinneka Tunggal Ika terdapat pada pondasi negara. Meskipun saya penganut Islam yang taat, tetapi jika ada segerombolan yang ingin memaksakan Indonesia menjadi negara Islam, saya termasuk orang yang menentang. Seharusnya sebelum mereka bergabung ke kelompoknya, diajari dulu bahwa ada pepatah “lain ladang, lain belalang”. Islam juga mengajarkan untuk saling menghormati sesama manusia, saya juga tidak setuju dengan istilah kafir yang dengan mudah dilontarkan, apalagi kepada orang yang tidak sepaham. Memangnya kalo sudah menganggap orang lain kafir, trus kamu yang paling benar?

    Perbedaan diperlukan untuk membuat dunia ini semakin bermakna. Indonesia juga menjadi indah karena terdiri dari berbagai macam suku dan kebudayaan. Negara kita adalah negara yang kaya dan kuat, makanya di tahun 1928 juga sudah dibuat Sumpah Pemuda yang menyatakan bahwa apapun perbedaannya, Indonesia tetap yang utama.

    Bulan Ramadhan ini penuh dengan ujian yang bertemakan perbedaan. Dimulai dari awal Ramadhan, copras-capres, hingga piala dunia. Semua punya pendukungnya sendiri, semuanya menganggap paling benar, dan tidak ada yang salah. Nah, sekarang tinggal saling menghormati saja maka semuanya akan berjalan dengan nyaman dan indah.

    Selamat menikmati perbedaan.