Categories
Tulisan

CJ7

Kebahagiaan di dunia nggak selamanya bisa hanya dilihat dari uang, tapi dengan adanya orang yang disayangilah yang bisa membuat kita menjadi bahagia. Berkorban demi kebahagiaan orang yang disayangi adalah cara terberat tapi juga termudah yang tanpa sadar selalu bisa kita lakukan.

Inilah nilai yang mungkin terkandung didalam film CJ7 yang dibintangi oleh Stephen Chow. Film iniĀ  baru aku tonton kemaren dirumah lewat channel AXN sekitar jam 7 malem, yang memang dalam rangka menyambut Lunar New Year. Gong Xi Fa Choi all…

Dikisahkan Chow Ti (Stephen Chow) adalah seorang pekerja bangunan yang miskin, dia hidup berdua dengan anaknya yang bernama Dicky (Xu Jiao) di sebuah puing bangunan yang sebenarnya sudah tidak layak huni. Namun Chow sangat ingin melihat anaknya sukses, maka dia rela menabung dan hemat demi bisa menyekolahkan Dicky di sekolah elit dan mahal. Namun karena saking miskinnya, Chow tidak pernah bisa memberikan apapun kepada Dicky, baik itu pakaian, buku, makanan, hingga mainan. Apel yang rutin diberikan kepada Dicky sebenernya itu didapat dari tong sampah.

Suatu hari, Dicky merengek kepada ayahnya untuk dibelikan mainan robot paling populer yaitu CJ1. Semua anak di sekolah pasti memiliki mainan itu, jadi Dicky pengen punya juga. Bahkan Dicky berjanji kepada ayahnya, bila kali ini dibelikan CJ1, selamanya dia tidak akan meminta apapun kepada ayahnya. Namun karena tidak ada uang, maka CHow tidak bisa membelikan. Karena Dicky merengek terus akhirnya Chow memukulnya hingga menangis.

Merasa bersalah karena telah memukul Dicky, Chow memutuskan untuk mencari mainan lain, yang akhirnya dia menemukan sebuah benda aneh di sebuah tong sampah. Benda itu berbentuk bulan seperti bola yang berwarna hijau. Bola itu dibawa pulang lalu diberikan kepada Dicky dan diberi tahu bahwa itu adalah mainan model terbaru. Tentu saja Dicky senang setengah mati.

Disinilah petualangan dimulai, karena ternyata bola itu bukan bola biasa karena itu berasal dari luar angkasa. Apalagi ketika bola itu berubah bentuk menjadi sebuah makhluk angkasa yang lucu (sumpah lucu banget!). Dicky langsung berkhayal dia akan bisa sukses dan kaya dengan sekejap dengan bantuan makhluk angkasa itu. Ketika Dicky ditanya teman-temannya, dia menjawab bahwa makhluk angkasa itu bernama CJ7, karena lebih keren daripada CJ1.

Namun, ternyata khayalan tidak sesuai dengan kenyataan. Dicky sukses menjadi pecundang sejati karena terlalu mengharapkan kemampuan CJ7. Sebenrnya, CJ7 hanyalah makhluk angkasa luar yang memiliki kemampuan healing, CJ7 mampu mengembalikan apapun ke kondisi semula, namun tentunya ada batasnya. Untuk memperbaiki buah apel dan kipas angin saja sudah membuat CJ7 ngos-ngosan.

Suatu hari, karena Dicky memalsukan nilai ujiannya kepada ayahnya, mereka pun berantem. Ayah Dicky bersumpah bila Dicky mendapatkan nilai ujian diatas 60, maka Dicky bebas melakukan apa saja. Dan untuk sementara CJ7 disita ayahnya hingga Dicky mendapatkan nilai bagus. Karena tertantang, maka Dicky pun jadi anak yg rajin, hingga akhirnya dia mendapatkan nilai 65. Sebuah nilai yang sangat bagus baginya.

Sayangnya, pada hari yang sama. Ayahnya mendapatkan kecelakaan kerja. Ketika Chow sedang berada di lantai atas, sebuah tabung oksigen jatuh dari tempatnya bekerja dan menarik kabel yang melilit kakinya hingga Chow terseret kebawah. Walaupun sudah berusaha maksimal, Chow tetap terseret hingga akhirnya jatuh ke tanah dan meninggal.

*huwaaaa… disini menyedihkan sekaliiiii*

Bisa dibayangkan khan perasaan Dicky? Dia ingin mengabarkan kepada ayahnya bahwa dia dapet nilai bagus dan ingin menagih janji ayahnya. Tapi ternyata sang ayah malah sudah meninggalkan dirinya.

Disinilah inti film ini tersaji. CJ7 yang selama ini sudah sangat menikmati persahabatan dengan Dicky, sangat sedih ketika tau bahwa Chow meninggal. Akhirnya CJ7 mengerahkan tenaga untuk menghidupkan Chow, sebuah usaha yang berat. Namun demi sahabatnya, CJ7 rela melakukan itu semua.

Chow berhasil hidup kembali, namun bayarannya sangat mahal. CJ7 kehabisan tenaga, dan akhirnya dia meninggal dengan damai di hadapan Chow dan Dicky. Hhuhuhuhuhu….

Kehidupan harus terus berjalan… Dicky menjadi lebih rajin sekolah, Chow juga demikian. Walaupun CJ7 sudah mati, namun Dicky selalu membawanya kemana-mana, dan selalu berharap ketika Dicky membuka mata, CJ7 sudah hidup dan tertawa seperti biasanya.

Hingga akhirnya… CJ7 datang bersama teman-temannya berlari menuju Dicky !!

By Mohammad Sani Suprayogi

Engineer & Lecturer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *