Apa Kamu Udah Sempurna?

Beberapa hari yang lalu aku dapet curhatan dari seorang temen lama. Dia ngeluh, soalnya semenjak lulus SMA hingga sekarang blom sekalipun mendapatkan seorang wanita yang bisa dijadiin pacar. Alasannya sih simpel, dia belom menemukan wanita yang dia anggap sempurna, yang dirasa pantas untuk bersanding dengannya.

Hmm… gimana ya? kalo udah nemuin masalah gini, aku dah ga bisa bantu banyak, paling aku cuma bilang aja.. “Kamu Harus Lebih Berusaha”. Nah, tinggal dia ngartiin pesanku itu gimana.. Soalnya untuk masalah sempurna, ga ada patokan khusus yang menyebutkan wanita sempurna itu seperti apa. Dan siapa yang pantas bersanding dengan orang sempurna, nggak ada tuh didalam kamus manapun. Semua tergantung dengan hati.

Trus tiba-tiba aku teringat pada sebuah cerita, yang ada hubungannya dengan masalah ini. Maap aku lupa sumbernya dan detail ceritanya. Jadi kalo ada yang salah-salah cerita, mohon maap ya…

Alkisah ada seorang pemuda yang mendambakan seorang wanita yang sempurna. Dia sudah mencatat ciri-ciri wanita sempurna itu kedalam kertas, dan selalu dibawa didalam dompet kemanapun dia pergi. Tiap hari dia selalu mencari wanita sempurna-nya, namun belum membuahkan hasil.

Pernah dia bertemu dengan seorang gadis yang baik hati, cantik, anggun, namun berasal dari orang yg kurang mampu. Akhirnya dia meninggalkannya. Trus pernah bertemu dengan seorang gadis yang cantik, anggun, bermata bulat, berambut panjang, berasal dari orang kaya, tapi dia bodoh. Pemuda itupun juga langsung meninggalkannya. Dan berbagai pertemuan dengan beragam gadis, namun pemuda itu masih belum saja menemukan wanita sempurna-nya.

Seorang kawannya merasa kasihan, karena hingga usianya beranjak ke angka 30 belum mendapatkan pasangan hidup. Sang kawan hanya berujar, “kawan, wanita seperti apa yang kamu cari? lihatlah, kamu sudah mulai tua, apa kamu masih mencari wanitamu? turunkan standarmu, maka kamu akan bahagia”. Namun si pemuda yg sudah tidak muda itu tetap berujar, “Aku akan mencari wanita sempurna itu sampai kapanpun”.

Hingga suatu saat, ketika pemuda itu sudah berusia 40 tahun lebih, dia mengunjungi pesta pernikahan kawannya itu. Sang pemuda melihat sesosok wanita 40-an seperti yang telah lama didambakannya. Dia segera mengeluarkan kertas catatanya yang telah kumal, dengan teliti dia mencocokan semua ciri-ciri yang ada di kertas dengan wanita itu. Tak lama kemudian si pemuda itu tersenyum. “Inilah wanita yang aku cari”…

Segera dia memberitahu kepada kawannya tentang wanita tersebut. Sang kawan hanya berujar, “Ayo, hampiri dia.. pastikan dia adalah wanita sempurnamu, nikahi-lah dia”.

Segera pemuda itu menghampiri wanita itu dan terlihat berbicara dengan akrab. Namun tak lama kemudian, pemuda itu balik lagi ke kawannya dengan langkah lunglai.

“Ada apa kawanku? kenapa kamu sedih begitu? Apakah dia bukan seperti wanita sempurnamu? Bukankah dia cocok menjadi istrimu?” Tanya kawannya dengan tidak sabar.

Pemuda itu berujar, “Wahai kawanku, dia sungguh menarik, cantik, dia sungguh sempurna”. “Lalu kenapa kamu tampak lunglai begitu? Nikahilah dia!”, tanya sang kawan.

“Aku mau menikahinya, aku ungkapkan alasan kenapa mau menikahinya, aku bilang padanya bahwa dia adalah wanita sempurnaku”, si pemuda mengambil nafas dalam-dalam. “Namun dia menolakku, karena rupanya dia juga sedang mencari Pria Sempurna”.

Nah, buat temenku yang kemaren curhat sama aku, kalo kamu baca tulisan ini, bukan berarti aku mau nyindir kamu ya.. tapi ya sesuai dengan judul postingaku kali ini.. Apa Kamu Udah Sempurna?

Leave a Reply