Cloud Storage, Amankah?

144635414

Beberapa minggu terakhir ini, saya dikejutkan oleh berita bahwa iCloud berhasil ditembus oleh hacker yang mengakibatkan beberapa foto telenji milik artis-artis Hollywood tersebar ke Internet (wuhuuu~). Sebagai orang yang mempelajari cloud computing tentunya saya merasa terusik dengan pemberitaan ini, sekaligus bersemangat bahwa teknologi cloud computing ini masih perlu penelitian dan pengembangan lebih lanjut. Pertanyaannya sederhana, apakah menyimpan data di cloud itu aman?

Jika kita mengacu pada pengertian cloud computing yang ditulis oleh Peter M. Mell dan Timothy Grance dari NIST pada tahun 2011 yang menyebutkan bahwa Cloud Computing merupakan pengembangan dari teknologi jaringan komputer yang bertujuan supaya mempermudah dan dinamis dalam pengelolaannya. Ketika menyebut bahwa iCloud jebol kemudian menyebutkan bahwa cloud computing itu tidak aman, saya rasa agak sedikit berlebihan. Memang benar keamanan iCloud sudah tembus dengan bukti beredar foto-foto itu di Internet, saya rasa Anda juga sudah melihatnya khan?

iCloud merupakan contoh produk dari salah satu layanan cloud computing, yaitu layanan Software as a Service (SaaS) dimana kita sebagai pengguna cukup mendaftar kepada penyedia layanan kemudian kita pasrah kepada penyedia itu mengenai segala sesuatunya. Maksudnya, kita hanya dapat mengatur terbatas pada hak akses yang diberikan, yaitu berupa account. Nah, dengan akun ini kita dapat melakukan koneksi dengan perangkat iDevice kemudian upload apapun dari perangkat ke iCloud. Mengenai keamanan? Kita hanya bisa percaya kepada Apple bahwa mereka akan menjaga keamanan datanya.

Jadi intinya, kita hanya mengandalkan modal kepercayaan saja.

Apakah salah? Tentu saja tidak, modal ini juga kita gunakan di berbagai tempat, sebut saja DropBox, Google Drive, dan Microsoft OneDrive. Kita disini hanya berposisi sebagai pengguna yang sudah terlanjur setuju dengan User Agreement. Saran saya, coba baca kembali isi dari user agreement yang telah kita setujui, apakah penyedia layanan itu menjamin keamanan data yang kita simpan. Bandingkan antar penyedia layanan, pilih yang Anda percayai.

Cloud computing merupakan teknologi yang masih muda dibandingkan dengan teknologi yang lain, jadi memang masih perlu banyak pengembangan. Tentunya kita jangan hanya menyerahkan segala sesuatunya kepada penyedia layanan, tapi tingkatkan pengamanan pada diri sendiri seperti memperhatikan masalah kekuatan password. Beredar info bahwa sebetulnya bukan iCloud yang jebol, melainkan akun dari masing-masing artis itu yang berhasil ditembus oleh hacker. Bila itu benar, maka sebetulnya kesalahan tidak hanya di pihak Apple saja, melainkan juga dari si artis itu sendiri.

 

Leave a Reply