Bangga Menjadi Bagian Dari TELKOMSEL

Siapa bilang teknologi telekomunikasi di Indonesia ketinggalan jaman? Bila kita berbicara 10 tahun yang lalu, mungkin pernyataan itu benar, tapi bila kita melihat di tahun 2010 ini maka pernyataan itu kurang tepat. Sekarang semua teknologi tercanggih dalam dunia telekomunikasi sudah dapat kita nikmati dengan biaya yang cukup terjangkau. Sebut saja 3G, HSDPA, HSPA+, bahkan teknologi terbaru seperti 4G dan WiMAX sudah dapat kita nikmati walau hanya untuk kalangan terbatas.

TELKOMSEL sebagai operator telepon selular terbesar di Indonesia makin memanjakan pelanggannya dengan menyediakan semua teknologi tersebut. Teknologi terbaru yang baru muncul diluar negeri dapat dengan segera diadaptasi oleh TELKOMSEL dan dijual ke seluruh pelanggannya. Tentunya ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan dunia IT di Indonesia.

Saya adalah pengguna TELKOMSEL sejak tahun 2002, bukan kenapa-kenapa soalnya saya baru punya handphone ya di tahun 2002 itu hehe. Nomer perdana yang saya beli juga SimPATI yang masih bertahan sampai sekarang, bahkan sudah saya migrasi menjadi Kartu HALO di awal tahun 2006.

Saya pernah beberapa kali mencoba untuk pindah operator, namun tidak berlangsung lama kemudian kembali lagi ke nomer semula. Ada saja alasannya untuk kembali ke TELKOMSEL, mulai dari masalah kualitas sinyal, area jangkauan, hingga ke penyediaan fitur-fitur pelengkap.

Selama menggunakan TELKOMSEL ini saya sudah mencoba hampir semua layanan yang disediakan oleh TELKOMSEL. Diawal tahun 2002-an saya sudah terpuaskan dengan fasilitas sms yang cepat sampenya. Perlu diketahui pada saat itu masalah sms nyasar, delay, nyangkut adalah masalah terbesar yang dihadapi oleh operator lain, namun TELKOMSEL saat itu membuktikan kualitasnya dalam ber-sms. Kehandalannya juga teruji pada saat musim lebaran, di saat operator lain susah mengirimkan sms selamat lebaran, saya masih bisa asyik ngirim sms ke semua teman dengan lancar.

Kualitas sinyal dan jangkauan juga menjadi nilai tambah, saya masih ingat ketika masih aktif di organisasi kemahasiswaan di kampus, kita sering mengadakan kegiatan di Bandungan, saat itu hanya TELKOMSEL yang masih bisa nyaut, operator lain? sayonara…

Oh iya, TELKOMSEL juga yang pertama kali mengenalkan NSP (Nada Sambung Pribadi). Saya masih ingat NSP yang saya pasang adalah Iris – Goo Goo Dolls. Kereeenn !!!

Ketika di luar negeri sedang heboh Video Call, TELKOMSEL tidak mau kalah dengan meluncurkan jaringan 3G yang mendukung layanan Video Call. Kalo tidak salah itu ditahun 2006, saat itu saya sudah mampu membeli handphone Nokia 6680 yang sudah bisa melakukan Video Call. Wah waktu itu bisa melakukan video call dengan kantor cabang rasanya sudah gaya banget, serasa staff IT paling hebat lah! Hehehee..

Jaringan 3G dengan kecepatan bandwidth up to 384 kbps otomatis membuat saya semakin betah untuk berinternetan, setelah sebelumnya sudah puas dengan sinyal GPRS tentunya sekarang menjadi lebih hectic dengan kecepatan 3G.

Namun ternyata keinginan manusia itu nggak ada habisnya, walaupun sudah dihadapkan dengan kualitas 3G ternyata TELKOMSEL meluncurkan produk HSDPA. Telkomsel Flash merupakan produk yang melayani layanan Internet dengan kecepatan tinggi. Sayangnya saat itu harganya masih kurang terjangkau dengan kantong saya, apalagi harga modem HSDPA masih terhitung mahal. Namun akhirnya saya bisa juga menikmati layanan tersebut beberapa bulan kemudian, dan memang kulitasnya memang jos! Kecepatan Internet yang selama ini hanya pernah saya lihat di TV sekarang sudah ada di depan monitor saya. Download adalah menu wajib setiap menjalankan komputer hehehe.

Berhubung sekarang saya sudah menggunakan layanan Speedy untuk Internet di rumah, saya tidak tertarik lagi untuk mengikuti fitur-fitur TELKOMSEL lainnya seperti HSPA+, menurut saya ya sama saja lah, cuma beda kecepatan akses Internet saja. Saya ingin mencoba yang lain!

TELKOMSEL memberikan jawaban! Layanan BlackBerry diluncurkan di tahun 2009! Wow! Kartu HALO langsung saya aktifkan untuk layanan BlackBerry, kemudian dipasang di BlackBerry Gemini. Setelah menggunakan layanan BlackBerry, jadi males untuk beli handphone. Bayangkan saja, hampir semua pekerjaan kantor bisa dilakukan oleh BlackBerry. E-mail, download, streaming, chatting bisa dengan mudah dilakukan oleh perangkat BlackBerry yang tersambung ke layanan BlackBerry Internet Service (BIS) TELKOMSEL.

Oh iya, sewaktu orangtua saya pergi ke tanah suci untuk menjalankan ibadah umrah di awal 2010, TELKOMSEL membuktikan kehandalannya di luar negeri. SMS bisa terkirim dan diterima seperti di Indonesia! Cepet banget nyampenya, gak pake delay seperti beberapa tahun yang lalu. Hal ini menunjukkan bahwa TELKOMSEL sudah diakui sebagai operator kelas Internasional karena simcard kita bisa digunakan di negara lain. Proses aktivasi untuk layanan SLI ini pun cukup mudah, saya hanya menghubungi 111 dari perangkat seluler, kemudian berbicara dengan CarOline untuk meminta aktivasi SLI, cukup menunggu kurang dari 1×24 jam layanan SLI sudah bisa digunakan.

Teknologi yang dihadirkan TELKOMSEL benar-benar membuat hidupku seakan tanpa batas. Dimanapun saya berada, pasti masih bisa terhubung, kecuali kalo BB saya matikan hehehe..

Tinggalkan Balasan