Categories
Tulisan

Pantai Dreamland Bali

Eh saya belom cerita ya, kalo pas liburan Natal 2008 yang lalu, kita sekeluarga jalan-jalan ke Pulau Bali. Waktu itu kita ikut tour dari Andika Travel yang berkantor di jl. Brigjen Sudiarto Semarang, jadinya ongkos perjalanan bisa lebih murah… Gak lebih dari 800 ribu-an per orang udah bisa nyampe Bali.

Nah.. salah satu objek wisata yang kita kunjungi disana adalah Pantai Dreamland. Menurut guide kami, pantai ini tadinya sebuah tempat yang masih sangat alami dan pemandangannya sangat indah. Hal ini dikarenakan sebagian besar penduduk disitu bermata pencaharian sebagai petani. Namun karena datangnya seorang Tommy Soeharto yang ingin menyulap area ini menjadi sebuah resor supermewah, akhirnya keindahan wilayah itu menjadi ternoda.

Terlepas dari masalah ontran-ontran di masa Orde Baru itu, pantai yang terdapat di Dreamland ini benar-benar indah. Dengan pasir putih yang terhampar luas, ombak yang tinggi, dan kecepatan angin yang mantap. Layak membuat Dreamland menjadi salah satu objek wisata yang populer. Tidak heran jika pantai Dreamland menjadi objek wisata favorit di tahun 2000-an.

Menurut informasi dari guide, Dreamland merupakan satu-satunya tempat di pulau Bali yang menggunakan hukum Internasional. Jadi di pantai ini, dibebaskan menenggak alkohol dan telanjang bulat tanpa takut ditangkap polisi atau pecalang. Nah… isu banyak bule yang telanjang bulat di pantai Dreamland inilah yang membuat Dreamland menjadi sangat ramai. Tapi pas kita kesana… nggak ada yang telanjang!! Kembalikan uang saya!! Hahahaha…

Omong-omong masalah uang.. Aku ngerasa dirampok pas lagi di Dreamland.

PIPIS ITU HARGANYA 5000 RUPIAH !!!!

Bangke !!! Udah gitu tempatnya kotor dan airnya dikit !!!

Mending pipis di laut aja.. gratis..

Hehehe.. Tapi eniwei.. lain ladang lain belalang.. Mungkin inilah yang menjadi daya tarik lain diĀ  Dreamland.

By Mohammad Sani Suprayogi

Engineer & Lecturer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *