Dalam rangka menghemat biaya ngopi harian, saya mulai untuk membawa bekal kopi dari rumah. Setelah mencari-cari resep yang pas, pilihannya jatuh ke Japanese Iced Coffee.
Kenapa? Karena saya bisa bikin di pagi hari, kemudian disimpan ke tumbler untuk diminum setelah makan siang tanpa khawatir rasa kopinya berubah.
Kok bisa? Iya, berbeda dengan Iced Coffee, menu ini ketika disimpan ke dalam tumbler sudah tidak mengandung es batu lagi yang biasanya akan membuat kopi menjadi watery atau rasa kopinya mencari encer.
Japanese Iced Coffee (atau Flash Brew) adalah metode penyeduhan kopi panas secara langsung di atas es batu untuk mendinginkannya secara instan.
Proses pembuatannya hampir sama dengan manual brew pour over dengan V60, bedanya saya meletakkan es batu di dalam gelas server kemudian langsung mengalirkan kopi panas itu. Setelah prosesnya selesai, tinggal mengaduk-aduk (swirl) dengan semangat sampai es batunya mencair.
Hasilnya, rasa dan wangi kopinya terjaga karena katanya terperangkap dalam suhu dingin. Saya sih merasanya pas di siang hari itu rasa kopinya masih konsisten.
Efeknya, sudah beberapa hari ini saya tidak tertarik (tepatnya belum) untuk jajan kopi.
Leave a Reply