Tag: japanese iced coffee

  • Fugol Watermelon Smash!

    Beberapa hari ini saya sedang suka dengan bekal kopi harian saya, karena pakai beans Watermelon Smash! dari Fugol. Beans ini saya dapatkan dari referensi teman di kantor yang ternyata memang terasa enak.

    Fugol Watermelon Smash!

    Meskipun saya kurang paham dengan metode pemrosesan, tapi saya menyadari jika Anaerobic akan membuat rasa kopinya menjadi meledhaaq ketika diseduh dan dibuat Japanese Iced Coffee wkwkwk.

    Saya menggunakan 20 gram beans dengan gilingan medium, 180 ml air panas (91 derajat) dan 120 gram es batu.

    Stepnya cukup mudah, diawali dengan blooming 40 gram selama 45 detik dengan switch tertutup. Selanjutnya buka switch dan lanjutkan menuang hingga 180 gram, tunggu sampai habis kira-kira sampai 2 menit 30 detik.

    Terakhir, swirl hingga es batu tercampur kemudian masukkan ke dalam tumbler untuk dibawa ke kantor.

    Cara minumnya disesap perlahan sambil mencium wanginya.

  • Blind Buy: Artcofie Aceh Gayo Arabica Coffee

    Aceh Gayo itu ibarat “Otot Kawat Tulang Besi”-nya kopi nusantara. Tumbuh di tanah vulkanik sekitar Danau Laut Tawar, Gayo biasanya dikenal punya body yang tebal, rasa earthy (tanah basah), dan rempah.

    Artcofie sepertinya me-roasting ini supaya karakter buahnya keluar, nggak cuma rasa tanah doang. Jadi kita nggak boleh seduh ini terlalu kasar, sayang acidity-nya nanti hilang.

    Blind Buy: Artcofie Aceh Gayo Arabica Coffee

    Awalnya saya cukup skeptis dengan kopi ini, jujur karena harganya terlalu murah, 70 ribu di Food Hall Gourmet Plaza Indonesia, mungkin sedang diskon ya? Anw, saya pilih beans ini karena wanginya paling cocok.

    Sampai di kosan, saya langsung bikin dengan versi hangat dan Japanese Iced Coffee.

    Seketika skeptis saya hilang, karena wangi, rasa, dan boldnya nggak kalah dengan beans lain yang harganya di atas 100k.

    Oke, sepertinya Artcofie Aceh Gayo Arabica Coffee ini akan jadi teman makan siang saya seminggu ini.

    Kalau tertarik bisa main ke Food Hall atau cek di Shopee.

  • Japanese Iced Coffee Untuk Bekal Ngopi Siang

    Dalam rangka menghemat biaya ngopi harian, saya mulai untuk membawa bekal kopi dari rumah. Setelah mencari-cari resep yang pas, pilihannya jatuh ke Japanese Iced Coffee.

    Kenapa? Karena saya bisa bikin di pagi hari, kemudian disimpan ke tumbler untuk diminum setelah makan siang tanpa khawatir rasa kopinya berubah.

    Kok bisa? Iya, berbeda dengan Iced Coffee, menu ini ketika disimpan ke dalam tumbler sudah tidak mengandung es batu lagi yang biasanya akan membuat kopi menjadi watery atau rasa kopinya mencari encer.

    Japanese Iced Coffee (atau Flash Brew) adalah metode penyeduhan kopi panas secara langsung di atas es batu untuk mendinginkannya secara instan.

    Proses pembuatannya hampir sama dengan manual brew pour over dengan V60, bedanya saya meletakkan es batu di dalam gelas server kemudian langsung mengalirkan kopi panas itu. Setelah prosesnya selesai, tinggal mengaduk-aduk (swirl) dengan semangat sampai es batunya mencair.

    Hasilnya, rasa dan wangi kopinya terjaga karena katanya terperangkap dalam suhu dingin. Saya sih merasanya pas di siang hari itu rasa kopinya masih konsisten.

    Efeknya, sudah beberapa hari ini saya tidak tertarik (tepatnya belum) untuk jajan kopi.