Deactivate Akun TikTok

Masih lanjutan dari rencana Detoks Social Media, ternyata saya ingin lebih mengurangi terpaan konten short video supaya aktivitas berselancar di Internet semakin nyaman.

Selama ini konsumsi short video saya berasal dari TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. TikTok sendiri sudah saya install semenjak jaman Covid, dimana waktu itu dia yang mengenalkan pada saya konten dengan tipe vertikal dan video pendek.

Semuanya terasa seru waktu itu, kontennya masih orisinal, tidak ada efek-efek berlebihan, kualitas kontennya masih seadanya tapi sesuai realita. Terutama, belum ada iklan dan jualan.

Semuanya berubah ketika ByteDance (perusahaan induk TikTok) melakukan akuisisi mengejutkan, yaitu mencaplok Tokopedia dan kemudian membuangnya kembali. Sekarang TikTok tidak sama dengan yang dulu saya kenal.

Fiturnya memang semakin beragam, tapi berisik. Tidak ada bedanya lagi antara TikTok dengan Shopee. Isinya jualan semua.

Karena itulah saya mulai beralih ke Instagram Reels dan YouTube Shorts yang masih (agak) tidak tercemar dengan promosi, iklan, dan jualan.

Setelah bertahan beberapa lama akhirnya sudah saatnya saya melepaskan dari TikTok. Terima kasih sudah menemani selama Covid era, sampai jumpa lagi.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.