Jauhi AIDS, Tapi Jangan Jauhi Penderitanya

Udah rada basbang sih… soalnya Hari Aids sendiri udah diperingati tanggal 1 Desember lalu, tapi baru bisa aku tulis sekarang. Maap ye.. :d

AIDS adalah akronim dalam bahasa Inggris dari Acquired Immunodeficiency Syndrome atau Acquired Immune Deficiency Syndrome yang merupakan kumpulan berbagai gejala dan infeksi sebagai akibat dari hilangnya sistem kekebalan tubuh karena infeksi dari Human Immunodeficiency Virus (HIV). Walaupun sudah ada penanganan untuk AIDS dan HIV, obatnya belum diketahui. Berbagai faktor yang mempengaruhi adalah kesehatan, fungsi kekebalan, layanan kesehatan, dan infeksi lain.

Jadi sudah jelas kalo penyakit yang ditimbulkan oleh virus HIV ini sangat berbahaya. Karena selain belum ada obatnya, penderitanya akan mengalami tekanan yang datang secara bertubi-tubi. Tekanan itu datang dari dalam tubuhnya sendiri (penyakit, kekebalan tubuh) serta dari luar tubuh (sindiran warga, pengucilan keluarga). Padahal bisa jadi penderita yang sering disebut dengan ODHA itu mendapatkan virus HIV di dalam tubuhnya bukan karena kemauannya sendiri, tapi kenapa setiap ODHA adalah orang yang harus dihindari?

Sudah saatnya kita merubah paradigma, kepercayaan, kesimpulan sesat, dan budaya lingkungan yang selalu mendiskretkan ODHA. Seharusnya sebagai keluarga adalah tempat untuk memberikan semangat hidup. Dan kita sebagai warga seharusnya menerimanya dengan baik. Bukankan virus HIV itu TIDAK MENULAR hanya melalui salaman, batuk, bersin, keringat, dan lainnya?

Jadi… Tolong Jauhi AIDS, Tapi Jangan Jauhi Penderitanya.

Leave a Reply