Bertahun-tahun yang lalu ketika saya masih terlihat muda, saya terbiasa main ke beberapa grup pertemanan yang masing-masing grup ini memiliki kebiasaan dan topik yang berbeda.
Semua ini saya lakukan secara natural saja, karena saya merasa yang mereka lakukan itu menarik jadinya ikut ngumpul dan mencoba memahami apa yang membuat mereka suka.
Meskipun pada akhirnya tidak semua kesukaan grup itu cocok, namun saya menyukai aura ketika mereka sedang membahasnya. Saya juga jujur ketika saya nggak tertarik dengan yang mereka kerjakan tapi saya suka berada disana.
Ternyata mereka tidak mengusir dan justru malah sering mengundang untuk terus datang.
Pernah di suatu masa, saya sering nongkrong di sebuah bengkel motor sepulang sekolah. Soalnya di jaman itu bisa ngerti motor itu akan dianggap keren, jadilah saya menghabiskan waktu sore untuk berada disana, ngobrol dengan temen-temen yang memang hobi utak-atik motor, melihat mereka mencari kerusakan sampai akhirnya mesin bisa menyala kembali.
Apakah sekarang jadi suka utak-atik motor? Tentunya tidak. Buat saya motor masih sebatas alat transportasi saja, bahkan sekarang saya nggak punya sepeda motor haha.
Tapi berkat ngobrol dengan mereka, saya jadi suka merakit sepeda, lebih sabar ketika ketemu masalah, dan yakin bahwa semua masalah itu pasti ada solusinya meskipun perlu waktu.
