Hujan Setiap Pagi

Sudah hampir seminggu ini hujan turun di setiap pagi, situasinya jadi cukup menantang karena saya masih perlu jalan kaki menuju ke Stasiun MRT Blok A untuk menuju ke kantor.

Saya sudah sedia payung sih, tapi masalahnya itu tiupan angin sudah mengorbankan 3 payung lipat sejak awal tahun. Ini sedang menunggu kedatangan 1 payung baru setelah tadi pagi sukses rangka payungnya patah akibat angin kencang ketika menyeberang dari Plaza Senayan ke Senayan City.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), ini akibat Fenomena La Niña di Indonesia yang dikatakan sudah berakhir sejak akhir Februari 2026 lalu. Tapi sejauh yang saya rasakan justru intensitas hujan di awal Maret ini cukup sering ya?

Mitosnya, jika hujan turun di saat Tahun Baru Imlek itu akan mendatangkan keberkahan selama setahun ke depan. Saya tidak punya komentar mengenai hal ini, yang jelas dengan informasi berakhirnya musim hujan yang panjang ini maka kita perlu persiapan menghadapi musim kemarau yang tidak kalah panjang.

Persiapkan diri dan jaga kesehatan ya

Comments

One response to “Hujan Setiap Pagi”

  1. Zam Avatar

    hujan di Indonesia memang intensitasnya luar biasa. di Berlin, “hujan deras”-nya kalo di level Indo, paling hanya gerimis agak deras saja..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.