Hari Jumat kemarin saya menyempatkan ngobrol dengan semua mentee saya dengan topik yang sama. Bagaimana cara mereka sekarang mencoba menyelesaikan problem dengan bantuan AI?
Sebagian besar, bahkan hampir semua mentee menyebutkan bahwa mereka tidak lagi panik ketika mendapatkan suatu challenge atau menemukan blocker ketika mengerjakan tugasnya.
Sebab mereka percaya, dengan adanya AI di belakang mereka, semua masalah dapat terselesaikan.
Hal menarik lain adalah, mereka tidak lagi khawatir dengan bagaimana kode harus ditulis, sebab isu utama bagi semua orang yang sedang bekerja di industri tech adalah kemampuan ngoding yang terbatas.
Sekarang, mereka bisa dengan mudah meminta AI untuk mengerjakan bagian penulisan kode.
Kalau begitu, apakah profesi software engineer akan terancam? Sebab mentee saya yang tidak memiliki role sebagai software engineer sudah dapat membuat program dengan bantuan AI.
Singkatnya, iya.
Profesi software engineer pasti akan tergerus dan mungkin suatu hari akan menghilang. AI adalah sebuah disrupsi bagi profesi ini, karena orang non-teknis sudah dapat membuat program dengan kualitas yang sama dengan programmer pemula.
Masa sih? bagaimana dengan kualitas, keamanan, dan bla-blanya?
Percayalah, seseorang dengan Claude Code dan tambahan skills sudah bisa membuat program dengan kualitas terbaik.
Tapi, ada hal yang tidak bisa digantikan oleh AI, yaitu kemampuan analisis seorang software engineer yang belajar Ilmu Komputer dengan benar, apalagi ditambah dengan pengalaman sebagai software engineer murni selama bertahun-tahun sebelumnya.
Saya melihat meskipun kualitas program yang dihasilkan itu bagus, terkadang business process yang diharapkan tidak tersentuh.
Gap antara kebutuhan dan keinginan masih terlalu jauh untuk bisa seseorang non-teknis yang dibekali AI bisa menggantikan seorang software engineer murni.
Apa yang harus dilakukan? Coba duduknya mundur sedikit, jauhkan muka dari monitor, pertajam analasis dan pahami business process secara end-to-end dan multi dimensi.
Software Engineer harus berevolusi atau tergilas oleh zaman.