Ketakutan adalah Tangga Menuju Kedewasaan

Salah satu topik di buku yang sedang baca mengatakan demikian, bahwa setiap kali kita akan naik level menuju sebuah titik kedewasaan, pasti akan ada rasa ketakutan yang masuk ke kalbu. Rasa takut ini cukup untuk mendatangkan keraguan di hati supaya ada keinginan untuk membatalkan segalanya.

Ketika rasa takut menguasai, ada dua hal yang bisa dilakukan.

  1. Pergi.
  2. Hadapi.

Keduanya adalah cara yang valid, jadi tidak ada yang paling benar. Tidak perlu ragu untuk memilih salah satunya.

Namun, ketika kita selalu memilih salah satunya, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pengalaman dari salah satu yang lain.

Mau selalu memilih pergi? Boleh.

Mau selalu memilih menghadapi? Juga boleh.

Tapi kedewasaan bukan dilihat dari opsi mana yang selalu dipilih, melainkan tau kapan kita harus memilih yang mana.

Sebab, kita bisa mengendalikannya.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.