Saya teringat dengan obrolan ringan beberapa waktu lalu, mengenai sulitnya mencari tempat tinggal yang layak untuk keluarga. Dulu ketika masih bujangan, rasanya kita lebih mudah mendapatkan tempat tinggal.
Syaratnya simpel, yang penting murah.
Sekarang, ketika sudah berkeluarga, faktor murah tidak bisa lagi menjadi ukuran. Ada banyak faktor baru yang akan menentukan lokasi tempat tinggal itu menjadi jauh lebih rumit.
Saya sangat paham dengan hal ini, karena saya pernah berada di posisi itu dan sangat mengerti kesulitannya.
Bagaimana solusinya? tidak ada.
Saya percaya bahwa setiap orang akan diberkahi dengan priviledge-nya sendiri dan sesuatu yang bisa dia kontrol.
Lingkungan adalah sesuatu yang tidak bisa kontrol, namun penentuan lokasi itu masih berada di dalam kontrol kita.
Jadi, fokus dengan yang bisa kontrol saja.
Kira-kira apa hal yang bisa dikorbankan atau diprioritaskan untuk bisa memenuhi syarat-syarat minimal yang sudah kita tentukan.
Jarak? Lokasi? Fasum? Akses transportasi? Harga?
Pasti akan ada hal yang harus dipilih, dan semua itu masih berada dalam kontrol kita. Jadi, buat pejuang pencari tempat tinggal, tetap bersabar ya.
Lingkungan yang baik adalah idaman semua orang, jika memang kita sudah masuk ke lingkungan itu, maka memang kita layak disana. Sebab, lingkungan itu berisi kumpulan orang yang beraneka-ragam, tapi pasti mereka memiliki kesamaan yang sama.