Tag: Pasar Ambarawa

  • Mengambil Hak Orang Lain Tanpa Sadar

    Pagi tadi, saat menyetir ke perjalan mudik, awalnya perjalanan lancar karena kami berangkat dari Jogja tepat sehabis Subuh. Setiba di Pasar Ambarawa kami tertahan hampir 15 menit lamanya karena kemacetan yang menurut saya tidak perlu terjadi.

    Setelah 15 menit berlalu dan kami berhasil melewati kemacetan itu, saya membayangkan terkadang kita itu sering mengambil hak orang lain tanpa sadar.

    Apa saja contohnya?

    1. Menahan traffic. Misalnya ketika berjalan pelan di lajur yang tidak semestinya, memotong kendaraan lain dengan agresif, menyeberang jalan sesuka hati, memutar balik pada area terlarang.
    2. Tidak lurus saf saat shalat berjamaah. Tumit tidak berada di dalam area namun malah lebih mundur ke belakang, akibatnya mengambil area sujud jamaah di belakangnya.
    3. Parkir mobil di jalan depan rumah, mengakibatkan kendaraan tetangga kesulitan untuk lewat atau parkir di garasinya. Punya dua mobil padahal garasi cuma satu, atau malah punya mobil tapi nggak punya garasi.
    4. Tidak mengembalikan uang atau barang yang dipinjam.

    Masih banyak banget contoh korupsi dan pencurian kecil-kecilan ini. Biasanya semua dilakukan tanpa sadar karena selama ini tidak ada yang menegur, sehingga merasa yang dilakukan itu wajar dan tidak salah.

    Padahal, ketika kita melakukan itu dan ada doa dari orang lain yang terambil haknya, maka semua dosa akan berpindah, rezeki akan ditukar, dan kita menjadi merugi.

    Tulisan ini saya buat sebagai pengingat ke diri sendiri supaya selalu menjaga lisan dan perilaku. Mudah-mudahan di hari terakhir Ramadhan ini kami dan kita semua bisa menjadi manusia yang lebih baik daripada sebelumnya.

    Aamiin.