Hari ini saya mulai ngegym lagi setelah hampir sebulan tidak olahraga karena sudah mudik duluan. Sebetulnya PT saya memberikan PR untuk berolahraga selama di Jogja, tapi ternyata PR itu tidak berhasil saya kerjakan jadinya praktis selama di Jogja sampai hari ini saya hanya goler-goler.
Seperti yang sudah saya duga, hari ini cukup berat meskipun PT saya memberikan menu latihan yang tidak seberat biasanya, tapi rasanya nafas cepat habis, keringat keluar lebih banyak, dan minum air lebih banyak.
Selesai latihan, rasanya seperti dipukuli puluhan kucing. Perjalanan ke kosan jadi terasa jauh dan melelahkan. Ini mengingatkan saya saat pertama kali latihan haha.
Di perjalan pulang saya merenung (maap saya tidak punya padanan kata yang pas), bahwa menjaga konsistensi apapun, termasuk olahraga itu lebih susah dibandingkan saat memulainya. Apalagi ketika kita sudah melihat sedikit hasil di dalam prosesnya, rasanya tu ada godaan cepat puas yang ingin mengakhiri semuanya.
Saya akui, sekarang ini jika melihat cermin itu saya lebih seneng karena melihat bentuk badan sendiri. Rasanya tu kayak udah cukup ah, nggak usah nge-gym lagi soalnya badannya sudah lebih bagus.
Tapi ternyata, perasaan itu adalah jebakan, sebab hanya dengan waktu kurang dari sebulan nggak latihan saja, kondisi badan saya langsung ngedrop mirip seperti 9 bulan yang lalu.
Jadi, buat yang sekarang sedang bertarung untuk mencapai sesuatu, tetap ingat alasan kenapa mau melakukan itu. Gunaka itu sebagai pengingat ketika nanti suatu saat rasa sombong dan cepat puas itu mulai datang.
