Aceh Gayo itu ibarat “Otot Kawat Tulang Besi”-nya kopi nusantara. Tumbuh di tanah vulkanik sekitar Danau Laut Tawar, Gayo biasanya dikenal punya body yang tebal, rasa earthy (tanah basah), dan rempah.
Artcofie sepertinya me-roasting ini supaya karakter buahnya keluar, nggak cuma rasa tanah doang. Jadi kita nggak boleh seduh ini terlalu kasar, sayang acidity-nya nanti hilang.

Awalnya saya cukup skeptis dengan kopi ini, jujur karena harganya terlalu murah, 70 ribu di Food Hall Gourmet Plaza Indonesia, mungkin sedang diskon ya? Anw, saya pilih beans ini karena wanginya paling cocok.
Sampai di kosan, saya langsung bikin dengan versi hangat dan Japanese Iced Coffee.
Seketika skeptis saya hilang, karena wangi, rasa, dan boldnya nggak kalah dengan beans lain yang harganya di atas 100k.
Oke, sepertinya Artcofie Aceh Gayo Arabica Coffee ini akan jadi teman makan siang saya seminggu ini.
Kalau tertarik bisa main ke Food Hall atau cek di Shopee.