Wisuda Itu Untuk Orangtua

wisuda-s2

Akhirnya, selesai juga kuliah 5 tahun untuk meraih gelar master. Iya tanggal 14 Agustus 2014 lalu, saya resmi diwisuda sebagai Master of Computer Science (M.Cs) di Grha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada. Senang? Tentu saja, tapi saya justru lebih senang ketika melihat ekspresi kedua orangtua saya ketika saya menggunakan toga. Saya merasa bahwa mereka bangga kepada saya dan ditunjukkan dengan caranya masing-masing.

Bagi saya, wisuda adalah akhir dari kuliah yang memakan waktu, tenaga, uang, dan pikiran. Rasanya senang saja bahwa saya tidak akan dikejar-kejar lagi oleh kampus untuk segera lulus, tidak lagi ditagih oleh bagian keuangan untuk selalu membayar SPP tiap semester. Namun, bagi kedua orangtua saya ini berbeda. Wisuda merupakan salah satu pencapaian bagi mereka yang mampu mengantarkan anaknya untuk mencapai jenjang pendidikan tertinggi.

Saya pernah membaca pepatah, Wisuda itu bukan untukmu, tapi untuk orangtuamu. Pepatah ini benar adanya, membanggakan orangtua itu mudah, cukup selesaikan apa yang kita mulai.

Perang Cyber, Eh?

 

56187580

Saya perhatikan, sudah 3 minggu terakhir ini server saya mendapat banyak “serangan” yang jumlahnya terus meningkat. Alert dari firewall terus menjerit, log server juga semakin menumpuk ngasih tau ada yang mengakses di beberapa tempat yang tidak seharusnya. Awalnya sih saya rasa ini ya hanya masalah biasa saja, mungkin ini lagi masa liburan jadinya anak-anak newbie itu pada selo njajal peralatan baru, soalnya entah sengaja atau tidak blok ip address yang nembak server saya itu berasal dari tempat yang sama. Mungkin dia abis nembus ISP jadi bisa dapat ip public yang banyak hahaha.. Saya cuekin saja, hingga akhirnya pas malam lebaran kemarin, service database saya down.

Njrit!

Mungkin kalo ada yang memperhatikan tweet saya di malam lebaran itu, saya sempet bilang bahwa Tuhan bersama orang-orang yang masih bekerja di malam lebaran. Betul, Tuhan tidak akan meninggalkan umatnya selama dia masih mau mengingatnya. Walaupun sempat down sebentar, tapi untung (ajaib lebih tepatnya) pas ketahuan dan bisa recovery dengan cepat tanpa ada kerusakan data. Tentunya saya sudah melakukan pengecekan, dan alhamdulillah memang tidak ada. Serangan hanya sempat membuat database saya kolaps, tapi tidak untuk yang lain. Setelah menghidupkan kembali dan memperketat firewall, alhamdulillah sekarang serangan sudah semakin berkurang.

Perang Cyber?

Ah, ini sih buatan media saja. Serangan di Internet itu terjadi setiap hari dan setiap saat, makanya itu dibutuhkan seseorang bernama sysadmin yang bertugas mengamankan infrastruktur dari serangan-serangan itu. Ini sama seperti tugas pak polisi, dimana tugasnya mengamankan masyarakat dari tindakan kejahatan yang terjadi setiap harinya. Serangan di Internet bersifat virtual, jadi tidak terasa bagi seseorang yang tidak berkecimpung di dalamnya. Jika penasaran, visualisasinya akan tampak seperti gambar dibawah ini.

norse

 

Anda juga bisa melihat visualisasi itu secara real-time, seru aja buat liat negara mana yang sedang “berperang”. Tapi, bila Anda mengerti mengenai kegiatan bawah-tanah, maka Anda akan tau bahwa data yang tersaji di visualisasi tersebut jangan dipercaya 100%. Apakah Indonesia sama sekali tidak terlibat di serangan itu? Apakah China dan Amerika merupakan seteru abadi di perang cyber? Tidak ada yang tau, karena itulah disebut dengan nama anonymous.

SysAdmin Day 2014

 

166085866

Ah iya, saya terlambat seminggu untuk mengetahui dan memperingati SysAdmin Day. Bukan apa-apa sih, cuma karena saya juga merangkap sebagai sysadmin untuk beberapa server di kampus dan di luar, maka tidak ada salahnya untuk menyelamati kepada diri sendiri dan kepada rekan sejawat di luar sana yang telah secara konsisten menjaga kelangsungan hidup server supaya layanan dapat selalu diberikan kepada user, semua sysadmin basodara.

Kami memang selalu bekerja dibelakang layar, ketika layanan berjalan dengan normal kami ikut bahagia. Ketika server mendadak manja dan minta dielus, kamipun selalu sigap untuk memberikan kasih sayang. Saat server sakit terkena virus ataupun dimasuki kuman, maka kami akan menjelma sebagai dokter sekaligus suster yang akan merawatnya hingga sembuh. Bahkan ketika server sudah mencapai hari terakhirnya, kami selalu siap mendampingi hingga nanti menghembuskan bit terakhirnya.

SysAdmin Day ini tentunya bukanlah hari yang serius diperingati oleh seluruh manusia di bumi, ini hanyalah ide dari rekan-rekan sesama sysadmin untuk saling memberikan selamat. Tidak ada tanggal yang digunakan, tapi menggunakan patokan hari Jumat terakhir pada bulan Juli. Jadi berapapun tanggalnya, pokoknya hari Jumat terakhir di bulan Juli. Namun yang perlu digaris bawahi, pada tanggal itu bukan berarti kami liburan, kami tetap bekerja, karena Anda tetaplah yang utama. Silakan buka web SysAdmin Day jika ingin tau lebih lanjut.