Hari Terakhir di Radio Gajahmada FM

Luluss!!!!

Itu yang diucapkan sama temen-temen di kantor pas tau saya mau resign. Hihihi.. aneh juga, kenapa pake istilah itu. Ya meskipun tau alesannya, cuma ya nggak etis lah kalo ditulis disini. Intinya sih.. seperti halnya pada seorang mahasiswa yang berjuang menyelesaikan studinya hingga akhirnya wisuda.

Begitulah kira-kira…

Dan akhirnya, tibalah di hari terakhir. Di hari Sabtu yang cukup cerah ini, saya mulai beres-beres berkas, file, dan barang-barang saya selama hampir 2 tahun bergabung di Radio Gajahmada FM. Hmm.. cukup sedih juga meninggalkan singgasana saya ini, lha gimana enggak.. Disini sayalah penguasa benwit, jadinya untuk masalah donlot-mendonlot nggak jadi masalah buat saya.. Bwahahahahha.. *jumawa*

Selain itu, saya suka dengan suasana kerja disini.. Saya sudah cukup nyaman disini. Tapi seperti yang dikatakan kang Zam, keluarlah dari zona aman dan nyaman untuk menggapai cita-citamu. Meskipun terdengar agak filosofis, tapi penyataan itu benar adanya. Disini aku ngerasa semakin hari semakin males, semangat belajar seperti tahun lalu seakan hilang. Mungkin benar, aku udah terjebak di zona nyaman.

Makanya.. Di kantor yang baru nanti, aku harus nge-gas lagi. Persaingan disana sangat ketat. Hanya orang yang berkompeten yang bisa bertahan. Dan aku mau menjadi salah satu orang yang berkompeten itu. Tapi karena niat saja nggak cukup, maka harus didukung dengan pelaksanaan.

Okeh.. Sampai Jumpa Radio Gajahmada FM. Selamat Datang Telkom Semarang 🙂

BBM Naik? hYuukkk

Akhirnya Pemerintah beneran untuk menaikkan harga BBM, dari yang harganya 4500 per liter, jadi 6000 per liter. Itu masih harga di SPBU, entah kalo di tingkat eceran.. Mungkin bisa sampe ke 7000 per liter.

Seiring dengan kenaikan harga ini, sudah dipastikan gelombang aksi penolakan akan mengalir. Anak-anak BEM dari berbagai Universitas di Indonesia sudah melancarkan aksi demonstrasi. Trus disusul dengan kelompok-kelompok yang mengaku mengatasnamakan rakyat indonesia juga ikut-ikutan demonstrasi.

Akibatnya sudah bisa ditebak.. apalagi kalo bukan bentrokan dengan pihak kepolisian. Dimulai dari orasi, kemudian berlanjut dengan ingin masuk ke kantor. Entah itu kantor walikota, kantor gubernur, kantor dprd, kantor mpr, atau kantor SPBU. Nah.. disinilah biasanya awal kericuhan dimulai. Aksi demonstrasi yang harusnya menyuarakan pendapat, kok malah sampe ke tahap penyegelan, udah gitu pake aksi bakar ban segala. Tapi lebih gobloknya lagi malah membakar Bendera Merah Putih dan membakar foto Lambang Negara.

Apakah salah pihak kepolisian melakukan tindakan tegas akan hal ini? Padahal sudah ada UU yang mengatur bahwa kita tidak boleh menghina Bendera dan Lambang Negara, apalagi sampai dibakar. Trus kalo ditangkap polisi atau dibubarkan oleh polisi malah nggak mau.. Alasannya membelenggu kebebasan berpendapat, membungkam kebebasan berbicara, atau mengotori hak asasi manusia (HAM).

Lha apa pada nggak mikir po? Kalian itu sudah kebablasen..!!!

Nah, kalo udah begini.. biasanya nanti akan terjadi duel.. Entah itu dorong-dorongan, atau melempari polisi dengan batu, kayu, paving, genteng, botol minuman, atau bahkan bom molotove. Mau ngajak tawuran? Kalo diladeni sama polisi dengan membalas lemparan atau penangkapan, eehh malah dianggap melanggar HAM.

Lha apa pada nggak mikir? Kalian itu udah melanggar HAM sejak dari awal!! Ditambah dengan penyerangan kepada petugas keamanan, dan termasuk melukai orang lain!. Polisi nggak akan menyerang bila tidak diserang. Standar pengamanan pasti ada, tapi kalo sudah dilewati, ya pasti mereka akan bereaksi khan? Mana ada polisi yang tahan dilempari batu meskipun berlindung dibalik tameng hah?

Nggak usah sok-sokan mengaku-ngaku membawa nama rakyat Indonesia deh.. kalo kalian tawuran kayak gitu malah memalukan!! Itu artinya sama saja kalian ngasih tau bahwa.. Ini lhoo.. rakyat Indonesia sukanya tawuran sama polisi.. nyerang duluan tapi nggak mau ditangkep dan diadili sesuai dengan hukum!

Trus Gimana?

Pemerintah menaikkan harga itu pasti ada alasannya. Wapres Jusuf Kalla juga bilang bahwa menaikkan harga adalah opsi terakhir. Itu artinya memang Pemerintah sudah mengeluarkan jurus-jurusnya, tapi akhirnya mentok dan mau nggak mau mengeluarkan opsi tidak populer itu.

Kenapa kalian nggak mau tau itu? Apa nggak pernah baca koran? Harga minyak mentah dunia itu udah melambung tinggi tauk! Itu karena apa? Ya karena kita sendiri!!

Sesuai dengan hukum ekonomi, bahwa bila barang yang tersedia sedikit tapi permintaan banyak. Maka harga akan melambung. Nah itulah situasi saat ini.. Kita terlalu boros menggunakan BBM, padahal produksi BBM sudah mentok. Sok-sokan kredit motor baru, beli mobil baru, kebut-kebutan sampai konvoi MoGe itu sama saja pemborosan BBM…

Nah… ayo.. Mulai Hari Ini.. Tanamkan Hidup Hemat BBM!!!

Kenaikan BBM memang akan menghantam kita, dan pasti kita akan sempoyongan dalam beberapa saat. Tapi pasti kita bisa survive. Hematlah BBM mulai dari sekarang, jangan sampai ada kenaikan harga berikutnya hanya gara-gara kelangkaan BBM di dunia.

Kalo masih nggak tau cara hemat BBM, mendingan jual aja tuh motor! trus naik bis kota….

Happy Birthday To Me..

Yup.. mumpung jam segini masih online (saat ini jam 00:25 WIB). Sekalian aja bikin postingan. Jadiiii hari ini, tanggal 23 Mei 2008, tepat 24 tahun yang lalu.. saya lahir di muka bumi ini di salah satu rumah sakit di Semarang. Jadinya sekarang saya ulang tahun dong?? Yaakk anda benaarrr….

Dan bertepatan dengan ulang tahun saya ini, tentu saja ada konsekuensi yang harus saya tanggung. Yaituuu.. KTP dan SIM C saya habis masa berlakunya!! Harus segera ngurus perpanjangan, soalnya 5 tahun yang lalu.. karena kelupaan.. pernah ketilang polisi sampe 3 kali dalam seminggu.. Luar biasa khan?

Alhamdulillah.. di bulan yang bertepatan dengan keputusan Pemerintah untuk menaikkan harga BBM ini, masih ada hadiah yang saya dapatkan. Apalagi kalo bukan kesempatan untuk ngantor di tempat yang layak. Kenapa saya bilang “kesempatan”?, ya karena sampe hari ini saya masih belum tanda tangan kontrak, dan meskipun prosesnya udah mencapai 98%, tapi tetep aja masih blom pasti kalo belum ada perjanjian hitam diatas putih. Tapi saya optimis kok!!

Akhirnya.. di usia yang baru ini.. semoga semakin mawas diri, semakin tahu diri, semakin rajin (shalat, belajar, dan bangun pagi), serta semoga lancar dalam semua usaha dan keputusan saya. Tentunya semoga apa yang saya harapkan bisa teruwujud serta keberuntungan selalu menyertai saya. Amin….

Siap-Siap Pindah Kantor

Mungkin bulan Mei ini adalah bulan terakhir ngantor di Radio Gajahmada FM. Harusnya kontrakku abis bulan Agustus 2008, tapi karena sudah ada tawaran yang lebih menarik dari sebuah perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, akhirnya aku memutuskan untuk segera pindah kantor.

Hmm.. meskipun status karyawannya masih sama dengan di Radio Gajahmada FM, tapi setidaknya akan ada pengalaman dan ilmu baru yang bisa aku dapatkan disana. Tentunya sisi pendapatan akan lebih meningkat jadinya bisa buat bekal masa depan.

Mudah-mudahan semuanya lancar, jadinya mulai awal bulan Juni bisa segera bergabung dengan kantor baru.

Imam! Paket cd-nya segera dikirim yaa.. ntar ongkir tak ganti..